MA Serahkan Salinan Putusan Uji Materiil Permen No. 22


MA Serahkan Salinan Putusan Uji Materiil Permen No. 22

Jakarta, BNP2TKI ( 11/5) Mahkamah Agung (MA) Jum’at (8/5) secara resmi mengirimkan salinan putusan Uji Materiil Permenakertrans No. 22/MEN/XII/2008, yang diajukan oleh Aliansi TKI dan Gabungan Serikat Pekerja Merdeka Indonesia (Gaspermindo).

“Putusannya sudah pernah kita sampaikan dulu, MA memutuskan Kabul terhadap keseluruhan Uji Materiil yang kita ajukan,” kata Sentot Pancawardana ,SH, selaku Tim Kuasa Hukum Sentot and Associates (Sentot) Law Firm, selaku kuasa hukum para pengaju Hak Uji Materiil, di Jakarta, Senin (11/5).

Salinan resmi putusan MA yang dikirim melalui pos ke alamat kantor SAS Law Firm itu bernomor 44/P.PTS/V/2009/05/P/HUM/2009, diterima Setot Pancawardana hari Senin (11/5).

Dalam salinan putusan MA itu Majelis Hakim Uji Materiil menyatakan:

1. Mengabulkan permohonan keberatan hak uji materiil dari para pemohon, yaitu Gaspermindo, Mariana Ulay Dhey, Een binti Sarman Sanurki, Cucun Junariyah binti Dadang Emen, Arinah, dan Wiji Suyanti;
2. Menyatakan bahwa Permenakertrans No. PER.22/MEN/XII/2008 tentang Pelaksanaan Penempatan dan Perlindungan TKI di Luar Negeri sebagai tidak sah dan tidak berlaku untuk umum;
3. Memerintahkan Menakertrans untuk mencabut Permenakertrans No. PER.22/MEN/XII/2008;
4. Menyatakan bahwa Keputusan Menakertrans (Kepmenakertrans) No. Kep-200/MEN/IX/2008 tentang Penunjukan Pejabat Penerbitan Surat Izin Pengerahan sebagai tidak sah dan tidak berlaku untuk umum;
5. Memerintahkan Menakertrans untuk mencabut Kepmen No. Kep-200/MEN/IX/2008;
6. Menyatakan bahwa Keputusan Menakertrans (Kepmenakertrans) No. Kep-201/MEN/IX/2008 tentang Penunjukan Pejabat Penerbitan Persetujuan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri untuk Kepentingan Perusahaan Sendiri sebagai tidak sah, dan tidak berlaku untuk umum.

Sentot menegaskan, dengan keluarnya salinan resmi dari MA ini, maka secara otomatis dengan waktu 90 hari ke depan sejak tanggal ditetapkan Permenakertrans No: 22/MEN/XII/2008, Kepmenakertrans No. Kep-200/MEN/IX/2008 dan Kepmenakertrans No. Kep-201/MEN/IX/2008 tidak sah dan tidak berlaku untuk umum.

“MA menetapkan putusan resminya tanggal 5 Mei 2009. Berarti sejak tanggal ditetapkan dalam waktu 90 hari ke depan keputusan itu sudah berlaku, sehingga Menakertrans sudah harus mentaati putusan MA ini,” ujarnya.

Sentot menilai putusan MA ini sudah sesuai dengan ketentuan undang-undang. Proses administrasinya juga sangat cepat dan tepat. “MA sungguh hati-hati mengeluarkan putusan ini karena menyangkut kepentingan publik. MA juga tidak mau gegabah,” ujar Sentot.

Ia juga mengingatkan, bahwa putusan MA ini sudah final. Menakertrans tidak boleh banding karena putusan ini dikeluarkan oleh lembaga hukum yang paling tinggi yaitu MA.

Sebelumnya, awal Februari 2009, Pengajuan uji Materiil Permenakertrans No: 22/MEN/XII/2008 dilakukan sejumlah TKI dan Gabungan Serikat Pekerja Merdeka Indonesia (Gaspermindo), karena Permen tersebut dinlai telah melanggar Undang-Undang No. 39/2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri, di samping menyimpang dari Perpres No 81/2006 tentang BNP2TKI. (pin)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: