Melacak Jaringan Trafficking ke Hongkong dan Macau


Jakarta, BNP2TKI (11/5) Meskipun Indonesia belum mempunyai UU Keperawatan, ternyata sudah banyak perawat Indonesia yang bekerja di luar negeri. Bahkan gajinya bisa mencapai Rp 60 juta per bulan.

“Soal skill kita tidak kalah dengan perawat asing. Paling soal bahasa dan upgrading keperawatan bidang-bidang tertentu,” kata Hapaosan Saragih, Direktur Kerjasama Luar Negeri Kawasan Asia Pasifik dan Amerika, Badan Nasioanal Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) saat Jumpa Pers Hari Kebangkitan Perawat Indonesia di Jakarta, Senin (11/5).

Menurut Hapaosan, sampai saat ini kebutuhan dunia terhadap tenaga perawat semakin meningkat. Beberapa negara yang membutuhkan perawat Indonesia, di antaranya Jepang yang membutuhkan 1.000 orang untuk dua tahun 2008-2009, Amerika 1 juta perawat, Kanada hampir 1 juta orang, dan Inggris 3.000 perawat.

Bagi perawat yang berminat bekerja ke luar negeri, tambah Hapaosan, tidak akan mengeluarkan biaya banyak karena materi testnya tidak rumit dan cenderung sederhana.

Sebagai contoh, ia menjelaskan proses yang harus dilalui jika ingin menjadi perawat di Jepang

“Biaya yang diperlukan Rp 1.100.000 untuk paspor dan pelatihan di sana. Tesnya hanya wawancara yang dilakukan oleh perwakilan Jepang di Indonesia. Soal bahasa, para perawat belajar di Indonesia selama 2-4 bulan di Jepang. Wawancaranya juga memakai bahasa Indonesia dan ada transleter nya,” jelas Hapaosan

Gaji

Terkait dengan gaji yang diterima perawat Indonesia yang bekerja di luar negeri, Ketua Umum Persatuan Perawatan Nasional Indonesia (PPNI), Prof Achir Yani S Hamid, MN, menyampaikan, di Kuwait perawat Indonesia yang berjumlah 700-an gajinya berkisar Rp 20-22 juta, dengan biaya hidup sehari-hari masih ditanggung perusahaan.

“Di Jepang, gaji perawat Indonesia berkisar Rp 11-17 perbulan. Untuk fasilitasnya beragam, ada yang ditanggung penuh oleh rumah sakit, ada yang sebagian saja,” kata Achir

Sementara di Belanda, gaji perawat Indonesia berkisar 20-30 juta dan Amerika Serikat 40-60 juta dengan biaya hidup ditanggung sendiri oleh perawat “Sekarang ada sekitar 4.000 perawat Indonesia yang bekerja di luar negeri. PPNI sangat memberikan perhatian kepada mereka supaya kewajiban dan haknya terjamin,” katanya.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: